Dasar-dasar Strategi dalam Branding Bisnis yang Perlu Diperhatikan

Branding adalah pondasi setiap bisnis. Entah itu bisnis besar atau kecil, skalanya besar ataupun hanya skala rumahan. Semuanya memembutuhkan sebuah identitas.

Brand adalah hal yang sangat krusial. Sebab, dengan memiliki brand sebuah perusahaan harus mendefinsikan diri secara jelas. Apa misi mereka, apa yang ingin ditawarkan kepada konsumen, apa kelebihan yang dimiliki dan apa daya saing dan kelebihan dibanding dengan pesaing yang ada.

strategi-branding-desain-grafis-makassar-inqilabi

Usaha dan industri yang inovatif dan mampu untuk terus berkembang bisa dilihat dari branding yang dimiliki. Kemampuan untuk beradaptasi ditentukan seberapa kuat branding perusahaan. Jadi antara adaptasi perusahaan dan branding selalu bergerak lurus dalam satu garis.

Dasar terkecil dari sebuah brand adalah logo. Semua tentang filosofi, target, identitas dan penawaran yang dimiliki semuanya diarahkan kepada logo. Logo merupakan interpretasi terkecil dari brand.

Oleh sebab itu, logo yang baik akan mampu mengkomunikasikan diri dengan sendiri dan sederhana untuk mudah diingat dalam benak konsumen.

Strategi-Strategi Branding

Strategi untuk melakukan branding harus menjawab pertanyaan apa, siapa, dan bagaimana cara mengkomunikasikan pesan “usaha” kepada konsumen. Pertanyaan apa mengharuskan untuk dideklarasikan secara jelas tawaran-tawaran jasa produk dan jasa yang dimiliki perusahaan. Pertanyaan siapa berarti kemampuan perusahaan untuk menentukan target yang sesuai dengan apa yang dimiliki. Pertanyaan bagaimana membuat perusahaan harus mampu menyampaikan pesan-pesan kepada konsumen baik secara verbal maupun non verbal (grafis).

Setelah semua pertanyaan mendasar itu telah dijawab dengan sempurna, maka langkah selanjutnya yang diperlukan adalah konsistensi. Konsisten menyampaikan pesan yang sama akan membuat konsumen menjadi familiar. Sebagai contoh, minuman berkola selalu identik dengan Coca-cola. Sebab utamanya adalah konsistensi dalam melakukan brand produk yang sama dan itu-itu saja.

Langkah Mendefinisikan Brand

Langkah-langkah mendefinisikan brand usaha adalah sebuah perjalanan. Sebab akan memakan banyak waktu, dana dan perjuangan. Dalam proses mendefenisikan brand usaha, maka aspek-aspek ini sudah harus jelas diantaranya:

  1. Apa misi dari perusahaan?
  2. Apa manfaat dan layanan-layanan yang dimiliki?
  3. Bagaimana pelanggang mengasumsikan perusahaan?
  4. Apa kualitas yang ingin diasosiakan dengan usaha yang dimiliki?

Sebab konsumen adalah raja bagi usaha, maka mengetahui apa yang diinginkan dan pereferensi konsumen jelas sangat dibutuhkan. Mulailah menggali apa yang mereka butuhkan dan inginkan.

Dibutuhkan sedikit sikap pragmatis dalam melihat sudut pandang ini, sebab perusahaan tidak boleh bertindak menurut apa yang mereka mau tetapi apa yang diinginkan oleh konsumen atau pelanggan.

Untuk terus bisa mengomunikasikan brand , berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan secara seksama, diantaranya:

  1. Buatlah logo yang menarik. Sebab pada akhirnya, logo ini akan ditempatkan dimana saja. Logo tidak harus selalu tampak sangat mencolok, tetapi harus memiliki pesan yang kuat.
  2. Integrasikan brand. Brand yang ingin dibangun kemudian diintegrasikan dengan proses kerja perusahaan. Contoh misalnya, ditentukan bahwa brand perusahaan salah satunya adalah kehandalan, maka seluruh komponen usaha termasuk jasa dan karayawan-karyawana yang ada semuanya tetap dalam satu kata dan perbuatan, semuanya harus melayani dan memberikan pelayanan dengan penuh kehandalan.
  3. Standarisasi Desain Grafis. Desain grafis yang disajikan dan ditampilkan sebuah perusahaan haruslah selalu selaras dan konsisten.

Baca juga: Kemampuan Dasar untuk Menjadi Desainer Grafis

Sebagai sebuah rekomendasi, anda bisa memesan jasa desain grafis Makassar juga menyediakan jasa bikin video Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 7 =